Megangsingan

Cara Membuat Gangsing

This slideshow requires JavaScript.

Alat dan bahan
Camera model : NIKON D5200 Aperture(Diagfragma) : f/6.3 Shutter Speed : 1/50 sec. ISO : ISO-250

Sebelum membuat gangsing bokor ada baiknya kita mempersiapkan alat-alat dan bahan-bahan untuk membuatnya. Membuat gangsing memerlukan beberapa alat yang bisa diliat pada gambar di atas dari kiri ke kanan yaitu : golok, gergaji, tatakan kayu, amplas, penggaris besi, celurit, kayu kesambi, dan ilaran (alat untuk membuat tali).

Memotong Kayu Kesambi
Camera model : NIKON D5200 Aperture(Diagfragma) : f/6.3 Shutter Speed : 1/40 sec. ISO : ISO-400

Langkah pertama ambil kayu kesambi, kemudian potong bagian ujung kayu kesambi yang tidak ada cabangnya menggunakan golok. Buatlah ujung kayu kesambi menyerupai kerucut untuk bagian bawah gangsing.

Menggergaji Kayu Kesambi
Camera model : NIKON D5200 Aperture(Diagfragma) : f/6.3 Shutter Speed : 1/40 sec. ISO : ISO-400

Langkah kedua potong kayu kesambi sebagian untuk bagian kepala gangsing dan memisahkan bagian yang tidak perlu dari kayu. Gunakanlah alat gergaji untuk memotongnya.

Membentuk Kayu Kesambi Menjadi Gangsing
Camera model : NIKON D5200 Aperture(Diagfragma) : f/3.5 Shutter Speed : 1/500 sec. ISO : ISO-1100

Langkah Ketiga bentuklah potongan kayu kesambi yang baru saja dipotong meyerupai gangsing yang akan kita buat. Mulai dari bagian bawah gangsing bentuklah meyerupai kerucut dan bagian atas gangsing buatlah myerupai lengkungan dan sisakan bagian tengahnya untuk membuat ujung gangsing yang digunakan untuk mengikat tali gangsing. 

Membuat Bagian Kepala Gangsing
Camera model : NIKON D5200 Aperture(Diagfragma) : f/4.5 Shutter Speed : 1/400 sec. ISO : ISO-1600

Langkah Keempat bagian tengah yang baru saja kita sisakan tadi, buatlah tonjolan di tengahnya dengan tinggi sekitar 0.5 cm. Gunakanlah golok untuk membentuknya supaya hasil yang dihasilkan rapi.    

Membentuk bagian bawah gangsing
Camera model : NIKON D5200 Aperture(Diagfragma) : f/4.5 Shutter Speed : 1/320 sec. ISO : ISO-1600

Langkah Kelima kembali ke bagian bawah gangsing bentuklah dan haluskan bagian tersebut untuk menghasilkan gangsing yang cepat dan tidak goyang pada saat dimainkan. Gunakan celurit untuk membentuknya.

Membentuk bagian atas gangsing
Camera model : NIKON D5200 Aperture(Diagfragma) : f/4.5 Shutter Speed : 1/500 sec. ISO : ISO-1400

Langkah Keenam kembali ke bagian atas gangsing bentuklah dan haluskan bagian tersebut untuk menghasilkan gangsing yang seimbang pada saat dimainkan. Masih menggunakan celurit untuk membentuknya. 

Membuat Paksi
Camera model : NIKON D5200 Aperture(Diagfragma) : f/3.5 Shutter Speed : 1/500 sec. ISO : ISO-1600

Langkah Ketujuh kita akan masuk kebagian membuat “paksi” yaitu ujung bawah gangsing yang ada pakunya. Ambil paku dan gergaji besi untuk membuatnya. Mulailah gergaji paku dibagian ujung paku ukurlah sekitar 1 cm saja. Bagian yang kita gunakan yaitu ujung pakunya saja untuk “paksi” gangsing

Menancapkan paksi
Camera model : NIKON D5200 Aperture(Diagfragma) : f/3.5 Shutter Speed : 1/500 sec. ISO : ISO-1600

Langkah Kedelapan Mulailah tancapkan paku dibagian ujung bawah gangsing menggunakan palu. Lalu mulailah menggetoknya, sisakan sedikit paku sekitar 0,2 cm. Fungsi dari “paksi” supaya gangsing tidak mengikis dibagian bawahnya dan untuk mempercepat putaran dari gangsing yang kita buat.

DSC_0262
Camera model : NIKON D5200 Aperture(Diagfragma) : f/3.5 Shutter Speed : 1/500 sec. ISO : ISO-800

Langkah Kesepuluh jika sudah melakukan langkah di atas sekarang kita masuk kebagian memperhalus gangsing yang kita buat. Alat yang digunakan yaitu amplas. Haluskan bagian-bagian gangsing seperti bagian bawah, atas dan kepala gangsing.

Gangsing
Camera model : NIKON D5200 Aperture(Diagfragma) : f/4 Shutter Speed : 1/20 sec. ISO : ISO-1000

Jadilah gangsing yang kita buat tadi dan kita bisa memainkannya. Perlu diingat jika kondisi gangsing berputar lebih lama dan tidak goyang maka gangsing tersebut layak untuk diadu.

Membuat tali
Camera model : NIKON D5200 Aperture(Diagfragma) : f/3.5 Shutter Speed : 1/320 sec. ISO : ISO-1600

Langkah Kesebelas jika tadi kita sudah membuat gangsingnya kita masuk kebagian membuat talinya. Untuk bahannya kita gunakan yaitu pelepah pisang yang sudah kering dan alat yang kita gunakan yaitu “ilaran”. Ilaran ini sejenis alat yang digunakan membuat pola tali gangsing. Pertama ikatkan pelepah pisang di tiang. Lalu lilitkan di alat “ilaran”.

Membuat tali
Camera model : NIKON D5200 Aperture(Diagfragma) : f/3.5 Shutter Speed : 1/400 sec. ISO : ISO-1600

Lahkah Kesebelas jika sudah dililitkan di “ilaran” maka langkah selanjutnya yaitu putar “ilaran” ke kanan supaya membentuk pola. Jika sudah melilitkan tali ikat bagian ujung talinya supaya tidak lepas lagi. Untuk panjang tali sekitar 1 meter.

 Cara Bermain Gangsing

This slideshow requires JavaScript.

Ngayung1
Camera model : NIKON D5200 Aperture(Diagfragma) : f/4 Shutter Speed : 1/1000 sec. ISO : ISO-800

Gambar di atas merupakan langkah-langkah memainkan gangsing. Ada 2 teknik dalam bermain gangsing yaitu teknik “ngayung” dan teknik “ngebug”. Gambar di atas merupakan teknik “ngayung” yaitu teknik memasang gangsing. Adik tersebut memutar gangsingnya dimulai dengan memegang gangsi seperti memegang cakram/lembing. Kemudian tangan diayunkan dari atas bahu.

Ngayung 2
Camera model : NIKON D5200 Aperture(Diagfragma) : f/4 Shutter Speed : 1/1000 sec. ISO : ISO-800

Setelah mengayun dari bahu lepaskan gangsing dari tali berbarengan dengan tangan kita yang sedang mengayun. Posisi tangan sedikit menyiku ketika sedang mengayun.

Ngayung 3
Camera model : NIKON D5200 Aperture(Diagfragma) : f/4 Shutter Speed : 1/1000 sec. ISO : ISO-800

Kemudian tarik tali dari gangsing untuk melepaskannya dari ikatan. Dan dapat kita lihat gangsinpun berputar di tanah dengan cepat.

Ngebug
Camera model : NIKON D5200 Aperture(Diagfragma) : f/3.5 Shutter Speed : 1/640 sec. ISO : ISO-800

Tadi kita sudah lihat teknik ngayung sekarang kita melakukan teknik “ngebug”. Teknik ini sedikit rumit karena kita akan mengenai gangsing lawan. Coba kita lihat gambar di atas posisi badan adik tersebut sedikit miring ke kanan. Kemudian tangannya dinaikkan ke atas kepala yang disertai menggenggam gangsing. 

Ngebog2
Camera model : NIKON D5200 Aperture(Diagfragma) : f/3.5 Shutter Speed : 1/640 sec. ISO : ISO-800

Lalu lepaskan gangsing dari ikatan dengan cara mengayun ke bawah. Dan alhasil gangsing si pengebug mengenai gangsing lawan.

Ngebog
Camera model : NIKON D5200 Aperture(Diagfragma) : f/3.5 Shutter Speed : 1/640 sec. ISO : ISO-800

Simak gambar di atas gangsing lawan sedikit berubah posisinya sedangkan gangsi ngsi pengebug terpental jauh. Dari gambar di atas disimpulkan untuk pengebug usahakan membidik dengan tepat. Untuk itu diperlukan konsentrasi yang tinggi untuk mengenainya.

Advertisements

2 Comments Add yours

  1. Febianty says:

    Koreksi lagi kata-kata nya gan, banyak yg typo :v

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s